Tampilkan postingan dengan label Praktikum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Praktikum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Maret 2011

PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL MODUL 4

1. Jelaskan apa yang dimaksud oleh Memory
         Memori merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Sebagian besar komputer memiliki hirarki memori yang terdiri atas tiga level, yaitu:

  • Register di CPU, berada di level teratas. Informasi yang berada di register dapat diakses dalam satu clock cycle CPU.
  •  Primary Memory (executable memory), berada di level tengah. Contohnya, RAM. Primary Memory diukur dengan satu byte dalam satu waktu, secara relatif dapat diakses dengan cepat, dan bersifat volatile (informasi bisa hilang ketika komputer dimatikan). CPU mengakses memori ini dengan instruksi single load dan store dalam beberapa clock cycle.
  • Secondary Memory, berada di level bawah. Contohnya, disk atau tape. Secondary Memory diukur sebagai kumpulan dari bytes (block of bytes), waktu aksesnya lambat, dan bersifat non-volatile (informasi tetap tersimpan ketika komputer dimatikan). Memori ini diterapkan di storage device, jadi akses meliputi aksi oleh driver dan physical device.


PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL MODUL 3



1.    Jelaskan tentang Rangkaian Sequential dan bandingkan dengan Rangkaian Kombinasional! Berikan contoh untuk rangkaian masing-masing.
2.    Jelaskan pengertian Flip-Flop beserta ciri-cirinya!
3.    Sebutkan 4 jenis flip-flop beserta penjelasannya, karakteristik tabelnya, dan gambarnya!
4.    Jelaskan perbedaan dari :
a)      Truth table, state table, characteristic table, excitation table
b)      Boolean equation, state equation, characteristic equation, flip-flop input equation
c)      State equations, state table, state diagram, state reduction, dan state assignment
5.    Sebutkan, gambarkan, dan jelaskan IC-IC yang digunakan sebagai D Flip Flop, JK Flip-flop, T Flip-flop ?
6.    Ubahlah flip-flop di bawah ini menjadi D flip-flop!
a)    S-R flip-flop
b)   J-K flip-flop
c)    T flip-flop
d)   Master Slave D flip-flop
7.    Rancanglah rangkaian logika sekuensi dengan dua buah flip-flop dan sebuah input R. Untuk setiap adanya pulsa clock. Jika R=1 output kedua flip-flop akan memberikan nilai decimal dengan urutan kedua flip-flop akan bernilai decimal 3,2,1, dan kembali ke urutan semula.

8.    Megalo flip-flop memiliki empat operasi, no-change, complement, set ke 1, dan reset ke 0 ketika input T dan C adalah 00, 01, 10, 11, secara berturut-turut. Buatlah:
a)    Characteristic table
b)   Characteristic equation
c)    Excitation table

9.    Jelaskan apa itu Ripple Counter, BCD Ripple Counter, Synchronous Counter dan Johnson Counter!(bila disertai rangkaian dari masing-masing counter akan mendapat nilai +)

PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL MODUL 2

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan full adder dan half adder!
  2. Jelaskan proses penambahan biner! Berikan contohnya dan jelaskan prosesny!
  3. Jelaskan proses pengurangan biner! Berikan contohnya dan jelaskan prosesny!
  4. Jelaskan proses pembagian biner! Berikan contohnya dan jelaskan prosesny!
  5. Jelaskan proses perkalian biner! Berikan contohnya dan jelaskan prosesny!
  6. Jelaskan proses komparasi! Berikan contohnya dan jelaskan prosesny!
  7. Jelaskan fungsi mux dan berikan satu contoh mux menggunakan gerbang NAND!
  8. Jelaskan fungsi encoder dandecoder dan contoh kegunaannya!
  9. Buatlah Full Adder dan Half Adder dengan menggunakan gerbang NAND!
  10. Buatlah rangkaian mux 8 to 1 dengan menggunakan NAND
  11. Buatlah rangkaian full adder dengan menggunakan multiplexer! ( gunakan 2 multipler karena full adder memiliki 2 output)!
  12. Buatlah rangkaian konversi biner ke BCD dengan inputan 5 bit! 

PRAKTIKUM SISTEM DIGITAL MODUL 1

SOAL WAJIB

1.         Apa yang anda ketahui tentang sistem bilangan? Jelaskan masing-masing sistem bilangan di bawah ini secara rinci dan catat konversi dari suatu sistem bilangan ke sistem bilangan lainnya.


a.    Desimal
b.   Biner
c.    Oktal
d.   Heksadesimal
e.    BCD
f.    Grey code
g.   Excess – 3
h.   8421
i.     2421

Sabtu, 15 Januari 2011

MODUL 5 PPT

SOAL PENDAHULUAN PPT 2010 MODUL 5
1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tipe data struktur (struct)?
Hal-hal apa saja yang membedakan dengan tipe data yang lain?
2. Jelaskan implementasi strukur dalam sebuah parameter fungsi? Beri contohnya!
3. Jelaskan perbedaan dan contoh penggunaan operator titik(.) dan panah (->) dalam pengaksesan suatu elemen struktur?
4. Jelaskan Perbedaan antara file teks dan file biner, dan juga jelaskan keuntungan dan kerugian dari pemakaian file teks dan file biner.

MODUL 2 PPT

 Soal Pendahuluan

1.       Jelaskan apa yang kamu ketahui tentang array dan string!
2.       Apakah perbedaan array dan string? Jelaskan!
3.       Jelaskan macam-macam array berikut serta cara pendeklarasian dan pengaksesan elemennya:
a)    Array satu dimensi
b)   Array dua dimensi
c)    Array multi dimensi
d)   Array tak berukuran
4.       Bagaimana cara mengetahui kapasitas atau panjang dari suatu array? Berikan contoh implementasi programnya!

MODUL 1 PPT

Jawaban Soal Pendahuluan
1.       Online Judge adalah sistem online yang berfungsi untuk menguji program – program dalam kontes pemrograman. Online Jugde juga bisa berfungsi sebagai media penunjang latihan untuk kontes pemrograman. Jenis – jenis kesalahan yang muncul dalam online judge adalah sebagai berikut :
a)      Wrong Answer               : ini berarti jawaban yang di-submit tidak benar (salah).
b)      Presentation Error         : ini berarti permasalahan yang diberikan sudah terselesaikan, namun ada beberapa kesalahan pada format outputnya (tidak sesuai dengan format output yang diminta).
c)       Compile Error                  : ini berarti hasil yang di-submit tidak dapat di-compile atau dalam source code ada beberapa code yang seharusnya tidak diperbolehkan, contoh : ada code #include <conio.h>,  getch ().
d)      Runtime Error                 : ini berarti ada kesalahan yang terjadi pada saat suatu program dijalankan. Kesalahan jenis ini disebabkan karena waktu suatu perintah dieksekusi, sistemnya sendiri yang tidak siap menerima perintah tersebut, bisa saja disebabkan permintaan yang dilakukan sedang tidak tersedia, atau karena penyebab secara teknis lainnya.